Ganto.co - Asosiasi Pers Mahasiswa (ASPEM) Sumatera Barat meluncurkan kurikulum baru untuk menjawab tantangan dan kebutuhan pers mahasiswa di Sumatera Barat. Peluncuran tersebut berlangsung di Ruang Mata Kuliah Umum (MKU) Gedung A Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (10/10).
Perumusan kurikulum ini berangkat dari berbagai keresahan yang dihimpun melalui diskusi bersama Pemimpin Umum (PU) dan Pemimpin Redaksi (Pemred) pers mahasiswa anggota ASPEM. Berbagai persoalan yang dibahas meliputi kapasitas anggota hingga ketersediaan sumber daya manusia.
Sekretaris Jenderal ASPEM, Fadhilatul Husni, menjelaskan kurikulum tersebut merupakan bentuk respons organisasi untuk memfasilitasi kebutuhan anggotanya.
"Kurikulum ASPEM itu dirancang berdasarkan hasil keresahan kemarin. Maka dari itu, ASPEM hadir untuk mewadahi teman-teman dalam menjalankan kurikulum tersebut," ujarnya.
Proses perumusan kurikulum melewati beberapa tahapan, mulai dari penampungan aspirasi, penyusunan draf oleh Divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) ASPEM, hingga diskusi intensif antarpengurus sebelum akhirnya diluncurkan.
Kurikulum baru ini memiliki cakupan materi yang lebih luas dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Jika sebelumnya materi hanya berfokus pada Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD), kini kurikulum tersebut juga mencakup Pelatihan Jurnalistik Tingkat Menengah (PJTM), pelatihan foto jurnalistik, serta pengelolaan media digital dan multimedia.
Ia juga menegaskan peluncuran kurikulum ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) pers mahasiswa agar semakin berkembang ke depannya.
Peluncuran kurikulum baru tersebut mendapat tanggapan positif dari perwakilan pers mahasiswa. Adzkia Dwi Putri, perwakilan dari Pituluik, menilai sosialisasi dan pemaparan kurikulum tersebut telah disampaikan dengan jelas dan mudah dipahami. Ia berharap penerapan kurikulum ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas jurnalis kampus.
"Menurut saya itu sangat bermanfaat ya, apalagi bagi teman-teman dari pers mahasiswa. Saya sangat berharap program ini dapat membantu kita untuk menggali ilmu yang lebih mendalam, serta menjadi ruang bagi kita untuk berdiskusi dan berbagi informasi antar-pers di lingkungan kampus," tutupnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!