Ganto.co - Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) mengangkat tema Jurnalisme Penyiaran dalam Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN) 2026 untuk mendorong pers mahasiswa mengembangkan produk jurnalistik berbentuk podcast.
PJTLN berlangsung di Gedung Balai Pelatihan Pertanian (BLPP) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Medan, pada 15–17 Oktober 2026. Kegiatan dilanjutkan dengan darmawisata ke Huta Siallagan, Pulau Samosir, pada Minggu (18/10).
Pemimpin Umum LPM Dinamika, Muhammad Daffa, mengatakan perkembangan media mendorong pers mahasiswa memperluas cara penyajian informasi, tidak hanya melalui media cetak maupun situs web.
"Kita tahu bahwasannya pengemasan berita semakin update, semakin upgrade, nggak hanya sebatas web, majalah ataupun tabloid, tetapi kita bisa menyampaikan sebuah informasi, sebuah hasil liputan kita melalui podcast," pungkasnya.
Daffa mengatakan pelatihan tahun ini juga menghadirkan pembaruan melalui kerja sama dengan Tempo dan TVRI Medan. Peserta berkesempatan mempelajari praktik jurnalisme penyiaran, termasuk peliputan lapangan dan kunjungan ke studio.
"Setelah kita reportase lapangan, kita study visit ke TVRI Medan untuk menyajikannya dalam bentuk podcast," ujar Daffa.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan produk jurnalistik di LPM masing-masing.
"Saya harap kita sebagai pers mahasiswa perlu ada inovasi untuk menghasilkan konten jurnalistik kita ke depannya agar tetap relevan dibaca oleh mahasiswa," kata Daffa.
Ketua Pelaksana PJTLN, Jordan Yogaswara, mengatakan kegiatan tersebut diikuti 26 peserta dari Lampung, Sumatera Barat, Riau, Aceh, dan Medan. Panitia sebelumnya menargetkan 30 peserta, sedangkan pada registrasi akhir tercatat 28 peserta. Dua di antaranya kemudian mengundurkan diri.
Jordan juga mengatakan seluruh agenda pelatihan tetap terlaksana sesuai rencana meskipun panitia menghadapi sejumlah kendala.
"Sebenarnya salah satu kendala itu berada pada Sumber Daya Manusia (SDM), karena ini merupakan acara tingkat Nasional, butuh banyak anggota," pungkasnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!