Berita

Kabut Asap Ganggu Kenyamanan Peserta PJTLN 2026 LPM Dinamika

Kabut Asap Ganggu Kenyamanan Peserta PJTLN 2026 LPM Dinamika
Pembagian masker gratis oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Medan di tengah kondisi kabut asap di Urban Park Community Kebun Bunga, Jalan Candi Borobudur No. 2, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Medan, Sumatera Utara, Kamis (15/10). f/Zhiro

Ganto.co - Kota Medan yang menjadi lokasi Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) diselimuti kabut asap. Kondisi tersebut menjadi perhatian panitia karena dikhawatirkan mengganggu aktivitas dan kenyamanan peserta, Minggu (18/10).

Pemimpin Umum LPM Dinamika, Muhammad Daffa, mengatakan pihaknya telah mengantisipasi kondisi tersebut sebelum kegiatan dimulai. Menurutnya, penyelenggara telah mendapat peringatan dari alumni mengenai kemungkinan dampak kabut asap terhadap peserta PJTLN.

"Dari awal kita sudah diwanti-wanti oleh alumni kami tentang asap, takutnya akan berdampak pada peserta, yang mana prioritas kami peserta," ungkap Daffa.

Ia mengatakan kabut asap turut mengganggu pandangan peserta terhadap panorama yang ingin dinikmati selama kegiatan, termasuk saat berada di kawasan Danau Toba.

"Peserta tidak dapat menikmati view Kota Medan, bahkan di Danau Toba, dan ini memengaruhi jalannya kegiatan ini," tambah Daffa.

Sementara itu, Ketua Pelaksana PJTLN, Jordan Yogaswara, mengatakan kabut asap di Medan menjadi salah satu kekhawatiran panitia selama kegiatan berlangsung. Sebagai langkah antisipasi, panitia menyediakan masker untuk peserta.

"Kami ada antisipasinya juga untuk membeli masker dan diberikan kepada peserta," pungkas Jordan.

Menurutnya, kondisi kabut asap saat itu belum cukup parah untuk menghentikan rangkaian pelatihan. Karena itu, agenda kegiatan tetap berjalan sesuai rencana. Namun, panitia mempertimbangkan kemungkinan membatalkan darmawisata ke Danau Toba apabila kondisi kabut asap memburuk.

"Kami masih mengusahakan untuk tetap lanjut, tapi kalau semisal sudah parah, kami tidak lanjut karena kesehatan dan keselamatan nomor satu bagi kami," ujarnya.

Salah satu peserta PJTLN dari Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Teknokra Lampung, Muhammad Ilham Bintang, mengatakan kabut asap terlihat jelas saat peserta melakukan darmawisata ke kawasan Danau Toba, tepatnya di Pulau Samosir.

"Pekat, pekat kali kabutnya ketika di Danau Toba itu," pungkas Bintang.

Ia juga mengatakan kabut asap memengaruhi kondisi pernapasannya selama darmawisata.

"Pada saat darmawisata itu, sedikit sesak," tambahnya.

Bintang menambahkan, panitia turut memperhatikan kondisi tersebut dan melakukan antisipasi dengan membagikan masker kepada peserta.

"Namun kru LPM Dinamika langsung memberikan masker ketika kondisi kabut asap saat di Danau Toba," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Tuzhiro Buramad Arpa
Jurnalis • Liputan Berita

Wakil Pemimpin Redaksi Cetak
Diedit & Diverifikasi oleh: Aulia Ranti Putri (Editor Berita)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 3 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.